Muchamad Chaliq Fadli Tegaskan Komitmen PLN UID Kaltimra Hadirkan Listrik Berkeadilan Di Ramadhan
JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) menyalakan harapan bagi puluhan keluarga prasejahtera melalui program Light Up The Dream (LUTD) Ramadan 1447 Hijriah. Program ini menghadirkan akses listrik gratis bagi masyarakat yang sebelumnya belum memiliki sambungan listrik mandiri di rumah mereka.
Program sosial tersebut dilaksanakan pada awal Ramadan dan menyasar rumah-rumah warga kurang mampu di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Melalui kegiatan ini, PLN ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menikmati listrik secara aman, legal, dan berkelanjutan.
Program Sosial PLN Hadirkan Listrik Gratis
Program Light Up The Dream merupakan inisiatif sosial yang bersumber dari donasi sukarela para pegawai PLN. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan sambungan listrik secara gratis di rumah mereka.
Dalam pelaksanaannya, program ini tidak hanya bertujuan memberikan akses energi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya listrik, berbagai aktivitas rumah tangga menjadi lebih mudah dilakukan, terutama pada malam hari.
Selain itu, program ini juga sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung pemerataan energi di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran listrik dinilai sebagai salah satu faktor penting dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Puluhan Rumah Kini Menikmati Listrik Mandiri
Melalui program LUTD Ramadan 1447 Hijriah, sebanyak 60 rumah keluarga prasejahtera di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara berhasil mendapatkan sambungan listrik secara mandiri.
Penyalaan listrik ini dilakukan secara simbolis pada Rabu, 4 Maret 2026, dan menjadi bagian dari kegiatan nasional PLN yang menyalakan listrik untuk ribuan rumah di berbagai daerah.
Secara nasional, PLN menargetkan penyalaan listrik bagi sekitar 2.500 rumah keluarga prasejahtera melalui program yang sama selama Ramadan tahun ini. Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak oleh unit PLN di seluruh Indonesia.
Langkah ini menjadi bentuk kepedulian nyata perusahaan terhadap masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses listrik.
Cerita Haru Penerima Manfaat Program
Salah satu penerima manfaat program ini adalah Mely, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Tengin Baru, Kabupaten Penajam Paser Utara. Ia mengaku sangat bersyukur karena kini keluarganya memiliki sambungan listrik sendiri di rumah.
Sebelum mendapatkan bantuan dari PLN, Mely dan keluarganya harus menumpang listrik dari rumah tetangga. Untuk itu, mereka harus membayar biaya sekitar Rp100 ribu setiap bulan.
Dengan kondisi ekonomi keluarga yang bergantung pada pekerjaan suaminya sebagai buruh harian lepas, pengeluaran tersebut cukup memberatkan. Kini, dengan adanya sambungan listrik resmi, mereka merasa lebih tenang karena penggunaan listrik menjadi lebih aman dan jelas.
Rasa haru juga dirasakan Fadhillah, warga Kelurahan Damai, Kota Balikpapan. Ia menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan PLN kepada keluarganya.
Komitmen PLN Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan bahwa program Light Up The Dream merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan akses energi yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran listrik dapat mendukung kegiatan belajar anak-anak, mempermudah aktivitas rumah tangga, serta membuka peluang ekonomi baru.
Ia menambahkan bahwa sejak pertama kali diluncurkan, program Light Up The Dream telah membantu banyak keluarga prasejahtera mendapatkan akses listrik.
Ribuan Rumah Telah Terjangkau Program
PLN UID Kaltimra mencatat hingga saat ini sebanyak 1.162 rumah keluarga prasejahtera di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara telah mendapatkan sambungan listrik melalui program Light Up The Dream.
Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PLN dan berbagai pemangku kepentingan yang turut mendukung program pemerataan akses energi.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati listrik secara mandiri di rumah mereka. Kehadiran listrik diharapkan membawa kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari serta memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat, terutama selama bulan Ramadan.