Breaking

Listrik Masuk Rumah Membawa Keberkahan Hidup PLN UID Kaltimra Ramadhan Bagi Keluarga Prasejahtera

RE
Minggu, 08 Maret 2026
Listrik Masuk Rumah Membawa Keberkahan Hidup PLN UID Kaltimra Ramadhan Bagi Keluarga Prasejahtera

JAKARTA - PT PLN (Persero) terus berkomitmen mewujudkan keadilan energi melalui program Light Up The Dream yang menyasar rumah tangga prasejahtera. Di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, sebanyak 60 rumah telah merasakan manfaat nyata dari program ini tepat pada awal Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan akses listrik.

Donasi internal sebagai mesin penggerak

Uniknya, pendanaan untuk program ini tidak menggunakan anggaran negara, melainkan berasal dari saku pribadi para karyawan PLN. Semangat filantropi ini menjadi budaya perusahaan yang terus dipupuk setiap tahunnya. Hal ini membuktikan bahwa setiap insan PLN memiliki tanggung jawab moral untuk menerangi negeri hingga ke rumah-rumah sederhana.

Kesaksian penerima manfaat di lapangan

Mely, salah satu warga yang beruntung, menceritakan betapa sulitnya hidup tanpa listrik mandiri selama bertahun-tahun. Ketergantungan pada sambungan tetangga membuatnya harus sangat hemat dan seringkali merasa tidak enak hati. Kini, dengan adanya meteran listrik sendiri, ia merasa lebih merdeka dan bisa mengatur pemakaian sesuai kebutuhan keluarganya.

Peran listrik dalam pendidikan anak

Salah satu dampak positif yang paling dirasakan adalah meningkatnya waktu belajar bagi anak-anak di lingkungan prasejahtera. Cahaya lampu yang terang menggantikan lampu minyak yang redup dan berasap, memberikan kenyamanan lebih saat membaca buku. Pendidikan menjadi sektor yang paling diuntungkan dari program elektrifikasi rumah tangga ini.

Pemerataan distribusi di wilayah kalimantan

Kalimantan memiliki tantangan distribusi energi yang besar karena luas wilayahnya yang luar biasa. Namun, PLN UID Kaltimra berhasil memetakan kantong-kantong kemiskinan yang membutuhkan bantuan mendesak. Keberhasilan penyaluran 60 titik baru ini hanyalah bagian kecil dari target besar pemerataan listrik di seluruh pulau Borneo.

Harapan untuk kesejahteraan masyarakat

Kehadiran listrik diharapkan mampu memicu munculnya UMKM baru di tingkat desa. Dengan adanya energi, warga bisa menggunakan alat-alat elektronik pendukung usaha seperti mesin jahit atau lemari pendingin. Hal ini secara bertahap akan meningkatkan pendapatan keluarga dan membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua