Breaking

Sinergi Antar Unit Layanan Memastikan Proses Pemasangan Listrik Gratis Berjalan Cepat Dan Tepat Lewat PLN UID Kaltimra Ramadhan

RE
Sabtu, 07 Maret 2026
Sinergi Antar Unit Layanan Memastikan Proses Pemasangan Listrik Gratis Berjalan Cepat Dan Tepat Lewat PLN UID Kaltimra Ramadhan

JAKARTA - Isak tangis haru mewarnai penyalaan listrik secara simbolis di Desa Tengin Baru, Kabupaten Penajam Paser Utara, saat tim PLN UID Kaltimra datang membawa keajaiban kecil di bulan Ramadan. Sebanyak 60 rumah yang selama ini redup kini benderang berkat program Light Up The Dream. Bagi warga seperti Mely, bantuan ini bukan hanya soal teknis kabel dan meteran, melainkan sebuah pengakuan atas hak mereka untuk hidup lebih layak sebagai warga negara.

Cerita perjuangan warga desa

Mely menceritakan betapa beratnya hidup dalam ketergantungan listrik selama bertahun-tahun. Dengan suami yang bekerja sebagai buruh harian, biaya Rp100 ribu per bulan untuk menumpang listrik terasa sangat mencekik dapur mereka. Kini, dengan bantuan sambungan gratis dari donasi pegawai PLN, beban pikiran tersebut telah sirna. Ia kini bisa mengalokasikan uang tersebut untuk keperluan sekolah anak atau kebutuhan pangan yang lebih bergizi.

Apresiasi warga kelurahan damai

Tidak hanya di Penajam, rasa syukur yang sama juga mengalir dari Kelurahan Damai, Balikpapan. Fadhillah, salah satu warga yang menerima manfaat, mengaku tidak menyangka akan mendapatkan bantuan di bulan suci ini. Baginya, kado Ramadan dari PLN ini adalah jawaban atas doa-doanya selama ini agar keluarganya bisa menikmati listrik secara legal tanpa rasa was-was akan diputus sewaktu-waktu.

Kehadiran pimpinan di lapangan

Kehadiran Muchamad Chaliq Fadli selaku pimpinan tertinggi PLN di wilayah tersebut menunjukkan betapa pentingnya program ini di mata manajemen. Ia turun langsung ke desa untuk memastikan pengerjaan penyambungan dilakukan dengan baik dan bertemu langsung dengan para penerima manfaat. Interaksi langsung antara penyedia layanan dan masyarakat ini memperkuat hubungan emosional dan kepercayaan publik terhadap kinerja PLN.

Makna listrik di bulan suci

Ramadan adalah bulan penuh berkah, dan PLN memaknainya dengan cara yang sangat nyata. Light Up The Dream menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan niat tulus pegawai dengan kebutuhan dasar masyarakat. Cahaya yang dihasilkan dari program ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi warga dalam beribadah, sekaligus membawa suasana baru yang lebih optimis di lingkungan tempat tinggal mereka.

Visi energi yang berkeadilan

PLN berkomitmen untuk terus menjalankan program ini sebagai bagian dari pilar keadilan energi. Seluruh rakyat Indonesia, tanpa memandang status sosial, berhak mendapatkan akses energi yang aman dan terjangkau. Langkah kecil dari donasi pegawai ini adalah bagian dari kepingan besar teka-teki pemenuhan rasio elektrifikasi yang merata di seluruh pelosok bumi Borneo, sejalan dengan visi besar perusahaan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua