Buktikan Bahwa Kepedulian Tidak Mengenal Batas PLN UID Kaltimra Terangi Kalimantan Di Setiap Bulan Ramadhan
JAKARTA - Upaya pemerataan akses listrik terus dilakukan PT PLN (Persero) melalui berbagai program sosial. Salah satunya melalui program Light Up The Dream (LUTD) Ramadan 1447 Hijriah yang dilaksanakan oleh Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) dengan menyalakan listrik bagi 60 rumah keluarga prasejahtera.
Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat yang sebelumnya belum memiliki sambungan listrik sendiri untuk dapat menikmati listrik secara resmi di rumah mereka. Kehadiran listrik diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Inisiatif Sosial dari Pegawai PLN
Light Up The Dream merupakan program sosial yang didukung oleh donasi sukarela pegawai PLN. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membantu keluarga prasejahtera memperoleh sambungan listrik gratis.
Melalui program ini, masyarakat dapat menggunakan listrik secara aman dan legal tanpa harus bergantung pada sambungan listrik dari pihak lain. Hal ini juga membantu meningkatkan keselamatan penggunaan listrik di lingkungan masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian pegawai PLN terhadap masyarakat yang membutuhkan akses energi.
Ribuan Rumah Mendapat Sambungan Listrik
Pada Ramadan tahun ini, PLN melaksanakan program Light Up The Dream secara serentak di seluruh Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, sebanyak 2.500 rumah keluarga prasejahtera berhasil mendapatkan sambungan listrik gratis.
Di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, sebanyak 60 rumah menjadi penerima manfaat program ini. Penyalaan listrik dilakukan pada awal Maret 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan.
Program tersebut menjadi salah satu langkah nyata PLN dalam memperluas jangkauan layanan listrik di berbagai daerah.
Warga Rasakan Manfaat Listrik Mandiri
Kehadiran program ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat penerima manfaat. Mely, warga Desa Tengin Baru di Kabupaten Penajam Paser Utara, mengaku sangat bersyukur atas bantuan sambungan listrik yang diterima keluarganya.
Sebelumnya, keluarganya harus menumpang listrik dari tetangga dan membayar biaya sekitar Rp100 ribu setiap bulan. Dengan penghasilan suami sebagai buruh harian lepas, biaya tersebut cukup memberatkan kondisi ekonomi keluarga.
Kini, rumah mereka telah memiliki sambungan listrik sendiri sehingga penggunaan listrik menjadi lebih aman dan pengeluaran keluarga lebih teratur.
Fadhillah, warga Kelurahan Damai di Kota Balikpapan, juga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan PLN melalui program tersebut.
Listrik Dukung Aktivitas dan Pendidikan
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa listrik memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan masyarakat.
Menurutnya, listrik tidak hanya berfungsi sebagai sumber penerangan, tetapi juga menjadi energi yang menunjang berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari.
Dengan adanya listrik, anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman di rumah. Selain itu, listrik juga memudahkan aktivitas rumah tangga serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat penerima bantuan.
Upaya Berkelanjutan Perluas Akses Energi
PLN terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati listrik secara merata.
Melalui program Light Up The Dream, ribuan keluarga prasejahtera telah mendapatkan sambungan listrik gratis di berbagai daerah di Indonesia.
Di wilayah kerja PLN UID Kaltimra sendiri, hingga saat ini sebanyak 1.162 rumah keluarga prasejahtera telah berhasil memperoleh sambungan listrik melalui program tersebut.
PLN juga terus mengajak berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung pemerataan akses listrik bagi masyarakat yang membutuhkan.