Breaking

33 Mahasiswa KKN Perdana Unismuh Palu Donggala Diterjunkan, Bantu Percepatan Digitalisasi Pelayanan Pemkab Donggala

AL
Rabu, 05 Agustus 2026
33 Mahasiswa KKN Perdana Unismuh Palu Donggala Diterjunkan, Bantu Percepatan Digitalisasi Pelayanan Pemkab Donggala
mahasiswa KKN perdana Unismuh Palu Donggala dilepas untuk bertugas selama 40 hari di Banawa Tengah dan Desa Boya.

DONGGALA — Pelepasan 33 mahasiswa KKN perdana Kampus Unismuh Palu Donggala berlangsung di lingkungan kampus setempat, Senin (4/8/2026). Mereka berasal dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Program Studi Informatika Fakultas Teknik, dan akan menjalani pengabdian selama 40 hari.

Kehadiran mahasiswa ini tidak sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi diarahkan untuk menyentuh persoalan nyata di tingkat desa. Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Dr. Ir. H. Rustam Efendi, S.Pd., SH., M.AP., yang hadir dalam prosesi pelepasan, menitipkan tugas khusus kepada para peserta terkait transformasi digital pemerintahan.

ASN Donggala Butuh Pendampingan Aplikasi Digital

Rustam Efendi mengungkapkan, saat ini Pemkab Donggala tengah gencar mendorong penerapan berbagai aplikasi digital di lingkungan ASN. Namun, pemanfaatannya masih terkendala karena belum seluruh pegawai menguasai tata cara penggunaan aplikasi tersebut.

“Mahasiswa KKN diharapkan dapat membantu pemerintah menyosialisasikan berbagai aplikasi yang digunakan ASN, termasuk memberikan pendampingan mengenai tata cara penggunaannya. Kehadiran mahasiswa diharapkan menjadi bagian dari percepatan transformasi digital di Kabupaten Donggala,” ujar Rustam.

Ia menilai, kolaborasi dengan mahasiswa menjadi salah satu solusi cepat untuk mengatasi kesenjangan literasi digital di kalangan birokrasi. Dengan kemampuan teknis yang dimiliki mahasiswa Informatika dan Manajemen, proses transfer pengetahuan ke perangkat desa dan ASN diharapkan berjalan lebih efektif.

Rektor Ingatkan Program Kerja Harus Berdampak Nyata

Rektor Unismuh Palu, Prof. Rajindra, menegaskan bahwa KKN bukan sekadar formalitas akademik. Ia meminta para mahasiswa menyusun program kerja yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian, bukan program yang bersifat seremonial.

“Program kerja yang disusun harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Jangan hanya bersifat formalitas, tetapi benar-benar mampu menjawab kebutuhan dan persoalan yang ada di lokasi pengabdian,” katanya di hadapan para peserta.

Selain soal program, Prof. Rajindra juga mengingatkan pentingnya menjaga perilaku selama berada di tengah masyarakat. Menurutnya, mahasiswa adalah duta kampus yang penilaiannya dilakukan langsung oleh warga.

“Selama menjalankan KKN, kalian tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama Unismuh Palu Donggala. Karena itu, jagalah nama baik kampus dan hindari segala tindakan yang dapat merusak citra diri maupun institusi,” pesannya.

Kampus Baru, Tiga Fakultas, dan Lokasi Pengabdian

Kampus Unismuh Palu Donggala merupakan pengembangan Unismuh Palu yang berlokasi di Kabupaten Donggala. Saat ini kampus tersebut menaungi tiga fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, serta Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unismuh Palu, Dr. Rukhayati, SE., MM., melaporkan bahwa KKN angkatan pertama ini akan menyasar dua titik, yaitu wilayah Banawa Tengah dan Desa Boya. Selama 40 hari, mahasiswa diharapkan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus membangun kolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah desa.

Prosesi pelepasan turut dihadiri Sekretaris Universitas Muhammadiyah Palu, Dr. Fadli Umar, S.KM., M.Kes., para dosen pembimbing lapangan (DPL), serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Donggala.

Sumber: sultengraya.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua