Breaking

Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Buka Akses Jalan Putus Akibat Gempa M 7,7 di Nagekeo NTT

RE
Selasa, 18 Agustus 2026
Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Buka Akses Jalan Putus Akibat Gempa M 7,7 di Nagekeo NTT
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi pengungsian dan kerusakan infrastruktur di Kabupaten Nagekeo, NTT, Selasa (18/8/2026).

JAKARTA — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan jajarannya berada dalam status siaga penuh selama masa tanggap darurat gempa bumi di NTT. Penegasan ini disampaikan di tengah percepatan pemulihan infrastruktur yang rusak, mulai dari badan jalan, jembatan, hingga fasilitas publik di Kabupaten Nagekeo.

“Kementerian PU telah hadir, membuka kembali jalan untuk pulang, memulihkan air untuk kehidupan, menyiapkan hunian, membuat sekolah dapat digunakan kembali, dan membantu masyarakat menata hidupnya lagi,” ujar Dody dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Menteri PU Turun Langsung ke Lokasi Pengungsian

Dody tidak hanya memantau dari Jakarta. Ia bertolak langsung ke Kabupaten Nagekeo untuk meninjau kondisi warga yang mengungsi serta memastikan proses pendataan kerusakan berjalan akurat.

Dalam kunjungan itu, Menteri PU berkoordinasi dengan Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Gonzalo Gratianus Muga Sada, serta perwakilan BNPB, Kodim Nagekeo, dan Basarnas. Koordinasi lintas instansi ini difokuskan untuk mempercepat verifikasi kerusakan infrastruktur akibat gempa.

Prioritas: Buka Kembali Jalan yang Longsor

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT telah mengerahkan personel dan peralatan sejak hari pertama gempa. Fokus utama adalah membuka akses yang tertutup material longsor dan memperbaiki badan jalan yang ambles.

“Bagi kami di Kementerian PU ukurannya sederhana, apakah pekerjaan ini benar-benar memudahkan hidup rakyat. Pekerjaan kami belum selesai ketika konstruksi selesai, pekerjaan kami selesai ketika air benar-benar sampai ke sawah,” tegas Dody.

Empat Pedoman Kerja dari Presiden Prabowo

Langkah cepat ini merupakan implementasi dari empat pedoman yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Pedoman tersebut mencakup menjalankan UUD 1945, menjaga kepentingan utama bangsa, mengatasi kesulitan rakyat secepat mungkin, serta bekerja untuk rakyat dan generasi mendatang.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores berdampak signifikan pada sejumlah ruas jalan dan jembatan. Kerusakan ini sempat memutus akses distribusi logistik dan evakuasi warga di beberapa kecamatan terdampak.

Hingga saat ini, tim gabungan masih terus bekerja di lapangan untuk memastikan seluruh akses vital kembali normal dan masyarakat dapat segera menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman.

Sumber: sulteng.antaranews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua