JAKARTA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara memberikan kado istimewa bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera melalui sambungan listrik gratis. Program Light Up The Dream yang dilaksanakan pada momen Ramadan 1447 Hijriah ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak di rumah-rumah warga. Dengan adanya cahaya lampu yang terang, hambatan belajar di malam hari kini tidak lagi menjadi kendala bagi generasi muda di pelosok Kalimantan.

Penerangan sebagai penunjang prestasi siswa

Kehadiran listrik mandiri memberikan dampak signifikan terhadap psikologis dan semangat belajar anak-anak. Sebelumnya, banyak siswa yang harus belajar dengan penerangan seadanya atau terbatas karena biaya listrik yang menumpang pada tetangga. Fasilitas listrik yang stabil memungkinkan mereka untuk mengeksplorasi buku pelajaran dan mengerjakan tugas sekolah dengan lebih fokus tanpa khawatir akan kegelapan.

Harapan baru bagi orang tua siswa

Para orang tua di Desa Tengin Baru dan Kelurahan Damai menyampaikan bahwa bantuan ini meringankan beban pikiran mereka terkait masa depan pendidikan anak. Dengan berkurangnya biaya pengeluaran untuk listrik yang sebelumnya mahal, sisa dana tersebut kini dapat dialokasikan untuk membeli perlengkapan sekolah tambahan. Hal ini menciptakan optimisme baru bagi keluarga dalam menyongsong masa depan yang lebih cerah.

Inisiatif mulia para pegawai pln

Program ini murni lahir dari keikhlasan para pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu sesama. Semangat ini didasari oleh keyakinan bahwa energi listrik adalah hak dasar yang harus dirasakan oleh setiap anak bangsa untuk berkembang. Komitmen ini diwujudkan dalam aksi nyata penyalaan serentak yang menyasar rumah-rumah tangga dengan kriteria ekonomi lemah.

Transformasi digital di lingkungan rumah

Akses listrik juga membuka pintu bagi pengenalan teknologi informasi di lingkungan keluarga prasejahtera. Anak-anak kini dapat mulai mengenal perangkat digital yang mendukung proses belajar modern secara lebih aman dan terukur. Langkah kecil melalui penyambungan listrik ini diharapkan menjadi jembatan bagi mereka untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi di era digital.

Dukungan keberlanjutan dari manajemen pln

Muchamad Chaliq Fadli menekankan bahwa investasi terbaik adalah pada sumber daya manusia, dan listrik adalah katalisator utamanya. Manajemen PLN UID Kaltimra memastikan bahwa setiap sambungan baru telah melalui standar keamanan yang ketat agar aman digunakan oleh anak-anak. Sinergi antara kepedulian sosial dan tanggung jawab profesional terus dijunjung tinggi demi kemajuan masyarakat Kalimantan.

Reporter: Redaksi