Rute Penerbangan Perdana Palu–Guangzhou Resmi Hadir, Gubernur Anwar Hafid: Wisata Megalit Sulteng Siap Dipasarkan ke Tiongkok

Rute penerbangan perdana Palu–Guangzhou resmi beroperasi dengan Garuda Indonesia sebagai operator.
Penulis: Zahra Kurniawati
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:21:33 WIB

PALU — Kabar baik bagi warga Sulawesi Tengah. Rute penerbangan langsung yang menghubungkan Kota Palu dengan Guangzhou, Tiongkok, akhirnya terealisasi. Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyambut positif langkah ini dan meyakini akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor pariwisata, investasi, dan perdagangan.

Pembukaan rute ini menandai babak baru konektivitas udara di kawasan timur Indonesia. Bandara Internasional Mutiara Sis Aljufri Palu tercatat sebagai bandara pertama yang berhasil merealisasikan penerbangan internasional dari daftar bandara yang telah ditetapkan statusnya.

Wisata Megalit Jadi Andalan Utama untuk Tarik Wisatawan Tiongkok

Anwar Hafid mengungkapkan, sektor pariwisata menjadi potensi yang paling kuat untuk ditawarkan ke pasar Tiongkok. Ia menunjuk wisata megalit sebagai daya tarik utama. Hal ini dinilai strategis karena Tiongkok juga memiliki warisan budaya megalitik.

"Salah satu potensi yang dinilai memiliki daya tarik kuat adalah sektor pariwisata, khususnya wisata megalit," kata Anwar di Kota Palu, Jumat.

Dengan adanya kesamaan warisan budaya tersebut, terbuka peluang besar untuk membangun koneksi pariwisata dan kebudayaan antara kedua wilayah. "Ke depan dengan adanya penerbangan ini antara Sulawesi Tengah dengan Hainan dan Sichuan dapat saling terhubung dalam pariwisata khususnya megalit," ujarnya.

Garuda Indonesia Operator Perdana Rute Palu–Guangzhou

Maskapai nasional Garuda Indonesia ditunjuk sebagai operator perdana untuk rute internasional ini. Kehadiran penerbangan langsung dinilai sebagai sebuah pencapaian besar yang membuka peluang baru bagi masyarakat Sulawesi Tengah untuk terhubung dengan dunia luar.

"Alhamdulillah, Garuda (Garuda Indonesia) yang memulai penerbangan internasional. Kita doakan Garuda akan terus terbang melayang melayani rute penerbangan di Sulawesi Tengah," ujar Anwar.

Gubernur menambahkan, "Penerbangan internasional akhirnya hadir di Sulawesi Tengah berkat kerja sama yang baik antara pemerintah daerah se-Sulawesi Tengah hingga pemerintah pusat."

Memperkuat Kerja Sama dengan Provinsi di Tiongkok

Rute baru ini bukan sekadar koneksi transportasi, melainkan jembatan ekonomi. Pemprov Sulteng sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan dua provinsi di Tiongkok, yakni Hainan dan Sichuan. Guangzhou, sebagai salah satu kota metropolitan dan pusat bisnis di Tiongkok, dinilai memiliki posisi strategis untuk mendukung pengembangan hubungan ekonomi dan pariwisata.

"Guangzhou sebagai salah satu kota besar dan strategis yang memiliki potensi dalam mendukung pengembangan hubungan ekonomi dan pariwisata Sulawesi Tengah dengan Tiongkok," kata Anwar.

Harapan ke Depan: Embarkasi Haji Langsung dari Palu

Keberhasilan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk pengembangan konektivitas udara yang lebih luas. Anwar menyampaikan harapannya agar ke depan terbuka peluang penerbangan langsung untuk kebutuhan masyarakat menuju Tanah Suci.

"Semoga embarkasi penerbangan ke Tanah Suci bisa langsung dari Provinsi Sulawesi Tengah," katanya.

Dengan beroperasinya rute internasional ini, diharapkan arus kunjungan wisatawan mancanegara meningkat signifikan, membuka lapangan kerja baru, dan mengerek pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah secara keseluruhan.

Reporter: Zahra Kurniawati