Breaking

Dukungan Energi Ramadhan Oleh PLN UID Kaltimra Berhasil Tekan Biaya Hidup Keluarga Prasejahtera Di Kaltim

RE
Kamis, 05 Maret 2026
Dukungan Energi Ramadhan Oleh PLN UID Kaltimra Berhasil Tekan Biaya Hidup Keluarga Prasejahtera Di Kaltim

JAKARTA - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) kembali menunjukkan komitmen kemanusiaan yang nyata di tengah momentum suci Ramadan 1447 Hijriah. Sebanyak 60 keluarga prasejahtera yang tersebar di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara kini dapat tersenyum lega setelah rumah mereka resmi teraliri listrik secara mandiri. Melalui program bertajuk Light Up The Dream (LUTD), perusahaan pelat merah ini berupaya mengikis ketimpangan akses energi dengan memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada warga yang selama ini mengalami keterbatasan finansial. Langkah ini tidak hanya menjadi simbol penerangan fisik, namun juga menjadi secercah harapan bagi peningkatan taraf hidup masyarakat di beranda utara dan timur Indonesia.

Aksi Solidaritas Karyawan untuk Terangi Negeri

Program Light Up The Dream merupakan sebuah inisiatif sosial yang sangat unik karena seluruh pendanaannya berasal dari donasi sukarela para pegawai PLN. Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, insan PLN secara kolektif menyisihkan sebagian penghasilan mereka untuk mewujudkan mimpi masyarakat kurang mampu agar memiliki kWh meter sendiri. Secara nasional, gerakan ini dilakukan secara serentak dengan target mencapai dua ribu lima ratus rumah tangga prasejahtera di seluruh pelosok tanah air. Hal ini membuktikan bahwa semangat melayani dari PLN tidak hanya terbatas pada aspek bisnis dan teknis semata, melainkan juga menyentuh aspek emosional dan kemanusiaan yang mendalam bagi rakyat Indonesia.

Mewujudkan Keadilan Energi di Wilayah Kaltimra

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa kehadiran listrik merupakan hak bagi setiap warga negara, tanpa terkecuali. Dalam kegiatan penyalaan yang berlangsung di Desa Tengin Baru, Kabupaten Penajam Paser Utara, ia menekankan bahwa energi listrik adalah katalisator utama bagi kemajuan sebuah peradaban kecil di dalam rumah tangga. Listrik yang aman, legal, dan berkelanjutan akan memberikan jaminan kenyamanan bagi warga dalam menjalankan aktivitas harian. Hingga saat ini, tercatat sudah seribu seratus enam puluh dua rumah tangga di wilayah Kaltimra yang berhasil mendapatkan manfaat dari program LUTD sejak pertama kali digulirkan, menandakan konsistensi perusahaan dalam melakukan pemerataan elektrifikasi.

Transformasi Kualitas Hidup dari Kegelapan Menuju Cahaya

Keberadaan listrik mandiri di rumah warga prasejahtera diprediksi akan membawa dampak domino yang positif bagi kualitas hidup mereka. Sebelum mendapatkan bantuan ini, banyak warga yang terpaksa menyambung listrik dari tetangga dengan biaya yang tidak menentu serta risiko keamanan yang menghantui. Dengan adanya instalasi resmi dari PLN, risiko kebakaran akibat arus pendek dapat diminimalisir secara signifikan. Selain itu, anak-anak dari keluarga penerima manfaat kini dapat belajar dengan pencahayaan yang lebih layak di malam hari, yang diharapkan mampu menunjang prestasi akademik mereka di masa depan serta membuka peluang usaha rumahan bagi para orang tua.

Haru dan Syukur dari Para Penerima Manfaat

Suasana haru menyelimuti proses penyalaan listrik di kediaman Mely, seorang ibu rumah tangga di Penajam Paser Utara yang menjadi salah satu penerima bantuan. Ia mengisahkan betapa berat beban ekonomi yang selama ini ditanggung keluarganya hanya untuk membayar iuran listrik ke tetangga yang mencapai seratus ribu rupiah setiap bulan, sementara penghasilan suaminya sebagai buruh harian lepas sangat tidak menentu. Ungkapan syukur yang sama juga datang dari Fadhillah, warga Kelurahan Damai di Balikpapan, yang merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Bagi mereka, memiliki meteran listrik sendiri adalah mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan berkat kepedulian dari para pegawai PLN.

Sinergi Berkelanjutan Demi Kebahagiaan Masyarakat

Penyaluran bantuan Light Up The Dream di bulan Ramadan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara PLN dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah. Dukungan dari pemerintah daerah dan tokoh masyarakat sangat diperlukan agar program ini tepat sasaran dan menjangkau keluarga yang benar-benar membutuhkan. PLN UID Kaltimra berkomitmen untuk terus menjalankan program ini secara berkala, guna memastikan tidak ada lagi warga yang tertinggal dalam kegelapan. Kehadiran listrik yang stabil bukan hanya soal kenyamanan, tetapi tentang bagaimana negara hadir memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat hingga ke daerah pelosok sekalipun.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua