Breaking

Rangkaian Aksi Peduli Sesama Dari Keluarga PLN Enjiniring Sambut Bulan Ramadhan Melalui Pembagian Takjil Gratis Bagi Para Pengguna Jalan

RE
Kamis, 05 Maret 2026
Rangkaian Aksi Peduli Sesama Dari Keluarga PLN Enjiniring Sambut Bulan Ramadhan Melalui Pembagian Takjil Gratis Bagi Para Pengguna Jalan

JAKARTA – PLN Enjiniring mengadakan kegiatan sosialisasi keselamatan listrik bagi anak-anak di TK Mawaddah, Jakarta Barat, pada Rabu, 18 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan listrik yang aman.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Program KBS Ceria yang diluncurkan oleh perusahaan pada akhir tahun 2025. Program tersebut dirancang untuk mendukung pendidikan anak sekaligus meningkatkan literasi keselamatan listrik di masyarakat.

Dalam kegiatan ini, anak-anak diajak memahami konsep dasar listrik melalui pendekatan yang sederhana dan menyenangkan.

Materi yang disampaikan bertujuan agar anak-anak dapat memahami manfaat listrik serta mengetahui berbagai potensi bahaya yang dapat terjadi apabila listrik digunakan secara tidak tepat.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di wilayah Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat yang merupakan salah satu wilayah operasional perusahaan.

Peran Pemuda dalam Mendukung Edukasi

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, PLN Enjiniring juga mengadakan program penguatan kapasitas bagi Karang Taruna di wilayah tersebut.

Program ini bertujuan meningkatkan keterlibatan pemuda dalam mendukung kegiatan edukasi di masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan listrik.

Para anggota Karang Taruna diberikan pemahaman mengenai pentingnya literasi keselamatan listrik bagi anak-anak.

Dengan pengetahuan tersebut, mereka diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat di lingkungan sekitar.

Keterlibatan pemuda juga menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa pesan mengenai keselamatan listrik dapat terus disampaikan secara berkelanjutan.

Sambutan Positif dari Masyarakat

Ketua RW 08 Kelurahan Kota Bambu Selatan, Beni Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada PLN Enjiniring atas pelaksanaan kegiatan edukasi tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai keselamatan listrik.

Ia juga menilai bahwa edukasi ini menjadi sangat penting menjelang bulan Ramadhan ketika penggunaan listrik di rumah tangga biasanya meningkat.

Selain memberikan pengetahuan kepada anak-anak, kegiatan ini juga membantu meningkatkan kesadaran orang tua dan guru dalam mendampingi anak-anak ketika menggunakan peralatan listrik.

Penyampaian Materi Kelistrikan Secara Interaktif

Materi sosialisasi disampaikan oleh Pitasari Lisiani yang merupakan perwakilan Srikandi PLN Enjiniring. Dalam sesi tersebut, ia menjelaskan berbagai hal mengenai listrik dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Anak-anak diajak memahami bagaimana listrik digunakan dalam kehidupan sehari-hari serta berbagai potensi bahaya yang dapat terjadi apabila listrik digunakan secara tidak aman.

Selain itu, mereka juga diajarkan beberapa langkah sederhana untuk menjaga keselamatan saat menggunakan peralatan listrik.

Pendekatan interaktif yang digunakan membuat anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan edukasi tersebut.

Program KBS Ceria untuk Mendukung Anak dan Keluarga

Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah, menegaskan bahwa perusahaan terus berupaya menjalankan berbagai program sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Program KBS Ceria yang dilaksanakan perusahaan bertujuan mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak di wilayah sekitar perusahaan.

Sejak diluncurkan, program ini telah menyalurkan berbagai bantuan seperti buku bacaan, vitamin, perlengkapan alat tulis, serta pemberian makanan tambahan bagi anak-anak.

Selain itu, PLN Enjiniring juga mengadakan kegiatan literasi anak serta lomba kreativitas untuk mendorong perkembangan kemampuan anak-anak.

Program pemberian makanan tambahan dilaksanakan secara berkelanjutan hingga Maret 2026 sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan gizi anak-anak di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua