Karhutla Hanguskan Satu Hektare Lahan dan Hutan di Ampana Tete Touna, BPBD Sulteng Pastikan Situasi Terkendali
AMPANA — Laporan Pusdalops BPBD Sulawesi Tengah menyebut kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 17.54 WITA dan baru diterima petugas pada pukul 23.46 WITA. Api membakar lahan sekaligus hutan di Desa Longge berdasarkan pantauan kepala desa setempat.
Luas area terdampak diperkirakan mencapai satu hektare. Tidak ada laporan korban jiwa, luka-luka, maupun warga yang harus mengungsi dari permukiman sekitar.
TRC BPBD Touna Bergerak Lakukan Assessment dan Pemadaman
Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Touna bersama organisasi perangkat daerah terkait langsung turun ke lokasi begitu laporan diterima. Mereka melakukan assessment sekaligus proses pemadaman di titik-titik api.
Hingga keterangan terakhir BPBD Sulteng, situasi di Desa Longge dilaporkan aman terkendali. Petugas masih bersiaga memantau kemungkinan munculnya titik api susulan di area yang sama.
Waktu Laporan Jadi Sorotan, Api Diduga Berkembang Sebelum Tengah Malam
Selisih waktu antara kejadian yang diperkirakan pukul 17.54 WITA dan laporan yang masuk ke Pusdalops pukul 23.46 WITA menjadi catatan tersendiri dalam penanganan kali ini. Jarak tempuh dan kondisi medan menuju lokasi kerap jadi kendala pelaporan cepat di wilayah pedesaan Touna.
BPBD Sulteng belum merinci penyebab pasti munculnya api. Pemeriksaan lanjutan diserahkan ke instansi berwenang di tingkat kabupaten.
Warga Diminta Waspadai Potensi Karhutla Susulan
Kabupaten Tojo Una-Una termasuk wilayah yang rawan karhutla, terutama pada periode kemarau panjang. Lahan kering dan tutupan hutan di sekitar Kecamatan Ampana Tete memperbesar risiko perluasan api bila tidak segera ditangani.
BPBD mengimbau warga segera melaporkan titik api ke posko terdekat. Pelaporan cepat dinilai menentukan luas area yang bisa diselamatkan sebelum api membesar.