PLN UID Kaltimra Pastikan Listrik Andal Di Masjid Negara IKN Selama Ramadhan
JAKARTA - Masjid Negara di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai difungsikan sebagai pusat kegiatan ibadah masyarakat. Seiring dengan dimulainya pemanfaatan rumah ibadah tersebut, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memastikan pasokan listrik tetap andal guna mendukung kelancaran berbagai aktivitas keagamaan, terutama selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Masjid Negara IKN Resmi Digunakan Untuk Kegiatan Ibadah
Pemanfaatan Masjid Negara IKN menandai langkah penting dalam pengembangan kawasan ibu kota baru. Masjid ini mulai digunakan oleh masyarakat sebagai tempat pelaksanaan berbagai aktivitas keagamaan, mulai dari salat berjamaah hingga kegiatan sosial yang berkaitan dengan bulan Ramadan.
Dengan semakin meningkatnya aktivitas di kawasan IKN, keberadaan masjid negara tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan spiritual sekaligus ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas.
Keberadaan fasilitas ibadah yang representatif di IKN juga menunjukkan perkembangan pembangunan kawasan yang semakin matang, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di lingkungan ibu kota baru.
PLN Menjamin Keandalan Pasokan Listrik
Dalam mendukung operasional Masjid Negara IKN, PLN memastikan sistem kelistrikan di kawasan tersebut dirancang dengan standar keandalan tinggi. Sistem pasokan listrik disiapkan secara berlapis guna menjaga stabilitas suplai energi.
Infrastruktur kelistrikan yang disiapkan meliputi penyulang utama serta jalur cadangan yang dapat digunakan apabila terjadi gangguan. Selain itu, gardu distribusi yang terproteksi juga telah disiapkan untuk menjaga keamanan jaringan listrik di area masjid dan sekitarnya.
PLN juga mengintegrasikan perangkat cadangan seperti Uninterruptible Power Supply (UPS) serta generator set yang berfungsi sebagai sumber listrik alternatif apabila terjadi kondisi darurat.
Dukungan Kelistrikan Untuk Aktivitas Ramadan
Meningkatnya kegiatan masyarakat selama bulan Ramadan menjadi perhatian khusus dalam pengelolaan sistem kelistrikan. Aktivitas ibadah seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga kegiatan sosial keagamaan lainnya diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan listrik di kawasan masjid.
PLN menyiagakan petugas operasional untuk melakukan pemantauan sistem secara berkelanjutan. Pengawasan dilakukan agar kualitas pasokan listrik tetap stabil sehingga seluruh kegiatan ibadah dapat berlangsung dengan nyaman dan tanpa gangguan.
Langkah ini juga merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan yang berlangsung di kawasan strategis nasional tersebut.
Apresiasi Otorita IKN Terhadap Peran PLN
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung operasional kawasan IKN yang terus berkembang.
Ia menilai keberadaan sistem kelistrikan yang stabil akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan ibu kota baru, termasuk saat menjalankan ibadah di Masjid Negara IKN.
Basuki juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya PLN dalam menjaga kualitas layanan listrik di kawasan tersebut sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Penguatan Infrastruktur Kelistrikan Di Kawasan IKN
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menjelaskan bahwa perusahaan terus melakukan berbagai langkah untuk memastikan sistem kelistrikan Masjid Negara IKN beroperasi secara optimal.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan preventive maintenance secara menyeluruh pada jaringan distribusi. Pemeriksaan ini mencakup pengecekan jaringan tegangan menengah dan rendah, sistem proteksi, serta kesiapan sumber listrik cadangan.
Selain itu, PLN juga melakukan penguatan infrastruktur dan pemantauan sistem secara digital guna menjaga kualitas layanan listrik di kawasan IKN yang terus berkembang sebagai kota modern dan berkelanjutan.