Breaking

Pemkab Parigi Moutong Terima Mobil Dapur Umum dan 100 Paket Logistik BNPB untuk Penanganan Tiga Bencana Sekaligus

RE
Rabu, 30 September 2026
Pemkab Parigi Moutong Terima Mobil Dapur Umum dan 100 Paket Logistik BNPB untuk Penanganan Tiga Bencana Sekaligus

PARIGI MOUTONG — Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong Moh Rivai menyatakan bantuan tersebut menambah kekuatan logistik daerah sekaligus memperkuat langkah penanganan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Menurut Rivai, bantuan kendaraan operasional itu akan dipakai untuk melayani konsumsi dan kebutuhan logistik warga selama masa penanganan darurat, baik saat banjir, kekeringan, maupun karhutla.

"Saat ini kami di Jakarta menerima satu unit mobil dapur umum lapangan dan 100 paket logistik bahan makanan untuk digunakan penanganan bencana banjir di sejumlah wilayah," kata Rivai dihubungi dari Palu, Selasa.

Banjir Toribulu dan Dua Bencana Lain Berjalan Bersamaan

Pada Minggu (27/9), sekitar 160 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir di empat desa di Kecamatan Toribulu. Kekeringan dan karhutla juga masih berlanjut di sejumlah wilayah Parigi Moutong.

Rivai menyebut pihaknya melakukan penanganan ekstra karena tiga jenis bencana terjadi sekaligus. Kondisi itu membuat BPBD membutuhkan peralatan dan kendaraan operasional yang memadai.

"Kami melakukan penanganan ekstra saat ini, karena tiga bencana sekaligus terjadi sehingga kami membutuhkan peralatan dan kendaraan operasional memadai untuk penanganannya," ujarnya.

BPBD Ajukan Mobil Tangki Air dan 10 Titik Sumur Bor

Selain menerima bantuan, BPBD Parigi Moutong menyampaikan permohonan dukungan tambahan kepada BNPB. Permohonan itu berupa satu unit mobil tangki air dan pembangunan 10 titik sumur bor.

Usulan tersebut ditujukan untuk menunjang pemenuhan kebutuhan air bersih, terutama di wilayah yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan sumber air.

"Permohonan bantuan sudah kami masukkan, semoga permintaan tambahan logistik kebencanaan direspons pemerintah pusat," tutur Rivai.

Distribusi Air Bersih Capai 8.000 Liter per Hari

Posko siaga darurat karhutla dan kekeringan terus melakukan penanganan lapangan. Suplai air bersih disalurkan ke sejumlah desa yang mengalami kekeringan dengan rata-rata volume distribusi sekitar 4.000 liter hingga 8.000 liter per hari.

Berdasarkan data BPBD setempat hingga 22 September 2026, sekitar 4.691 hektare lahan mengalami kekeringan. Karhutla terdampak pada 234,96 hektare hutan dan lahan, dengan jumlah warga terdampak mencapai 1.687 Kepala Keluarga (KK).

BPBD Parigi Moutong belum merinci jadwal kedatangan bantuan tambahan dari BNPB. Penanganan darurat di lapangan masih berjalan sambil menunggu respons pemerintah pusat atas permohonan mobil tangki air dan sumur bor.

Sumber: sulteng.antaranews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua