Breaking

Tim SAR Gabungan Evakuasi Nakhoda Kapal Berbendera Asing di Perairan Banggai Laut, Korban Dirujuk ke RSUD Luwuk

RE
Sabtu, 03 Oktober 2026
Tim SAR Gabungan Evakuasi Nakhoda Kapal Berbendera Asing di Perairan Banggai Laut, Korban Dirujuk ke RSUD Luwuk

PALU — Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu Rusmadi menyatakan laporan kondisi korban diterima dari agen kapal pada Jumat (2/10) pagi pukul 09.17 WITA. Laporan itu menyebutkan kapten kapal membutuhkan evakuasi medis (medevac) segera.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kansar Palu mengerahkan Tim SAR gabungan menggunakan KN SAR Bhisma menuju titik lokasi kejadian. Waktu tempuh pelayaran ke lokasi diperkirakan sekitar 5 jam.

Proses Evakuasi di Tengah Laut Berlangsung 56 Menit

Tim tiba di lokasi pada pukul 15.00 WITA dan langsung melaksanakan evakuasi medis terhadap korban dari kapal MV SM Lumina ke KN SAR Bhisma. Proses evakuasi selesai pada pukul 15.56 WITA dengan kondisi korban selamat dan aman.

Setelah dievakuasi, korban dibawa menuju Pelabuhan Lalong di Kabupaten Banggai untuk mendapatkan penanganan medis. KN SAR Bhisma bersandar di Pelabuhan Lalong Luwuk pada pukul 21.55 WITA.

"Dengan selesainya evakuasi dan korban telah ditangani pihak rumah sakit, maka pada pukul 22.15 WITA operasi SAR ditutup dan seluruh unsur potensial dikembalikan ke kesatuan masing-masing," tutur Rusmadi.

Korban Langsung Dirujuk ke RSUD Luwuk

Setibanya di pelabuhan, korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk. Kapal MV SM Lumina sendiri melayani rute pelayaran dari China menuju Molawe, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Operasi SAR tersebut melibatkan sejumlah unsur, yakni Tim Rescue Pos SAR Luwuk, ABK KN SAR Bhisma, Syahbandar Luwuk, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Imigrasi, Pos TNI AL Luwuk, dan Polairud.

Evakuasi terhadap nakhoda asing di perairan Banggai Laut ini menjadi salah satu operasi medevac yang ditangani Kansar Palu dalam periode Oktober. Seluruh proses berjalan sesuai prosedur keselamatan pelayaran dan korban telah diserahkan ke pihak medis untuk penanganan lanjutan.

Sumber: sulteng.antaranews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua