Mantan KSAL Ade Supandi Ikut Taklimat Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana
JAKARTA — Taklimat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto itu diikuti perwira tinggi TNI dan Polri dari berbagai wilayah Indonesia. Hadir pula sejumlah tokoh senior militer, di antaranya Laksamana TNI (Purn.) Siwi Sukma Adji, Marsekal TNI (Purn.) Djoko Suyanto, dan Jenderal TNI (Purn.) Wiranto.
Kehadiran para purnawirawan memberi warna tersendiri pada pertemuan yang mempertemukan pimpinan TNI-Polri aktif dengan tokoh yang pernah memegang posisi strategis di institusi pertahanan dan keamanan.
Alasan Prabowo Kumpulkan Perwira Tinggi Jelang Dua Tahun Pemerintahan
Prabowo menyebut pertemuan itu sengaja digelar menjelang genap dua tahun pemerintahannya. Ia ingin memberikan gambaran langsung mengenai situasi Indonesia sekaligus perkembangan strategis yang perlu menjadi perhatian jajaran TNI dan Polri.
"Sengaja saya mengundang para perwira tinggi menjelang pemerintahan yang saya pimpin dua tahun. Saya ingin memberi suatu gambaran keadaan yang kita hadapi sebagai bangsa dan sebagai negara," ujar Prabowo.
Agenda taklimat dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyampaikan laporan kegiatan.
Panglima TNI: Arahan Presiden Jadi Pedoman Hadapi Ancaman Siber dan Hibrida
Agus menyatakan pertemuan tersebut menjadi momentum menyamakan visi sekaligus memperkuat soliditas dan sinergi jajaran TNI dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara. Menurutnya, arahan Presiden menjadi salah satu pedoman penting bagi TNI dalam menentukan langkah dan kebijakan ke depan.
Ia menyinggung perkembangan lingkungan strategis yang semakin kompleks, termasuk ancaman siber, informasi, dan hibrida.
"Di tengah dinamika lingkungan strategis dan tantangan yang makin kompleks, termasuk ancaman siber, informasi, dan hibrida, arahan Bapak Presiden akan menjadi pedoman penting dalam menentukan langkah dan kebijakan, serta memperkuat kesiapan TNI sebagai alat negara di bidang pertahanan," kata Agus.
Kapolri Tegaskan Dukungan pada Program Prioritas Pemerintah
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan taklimat Presiden menjadi kesempatan bagi jajaran Polri menerima arahan dan kebijakan yang selanjutnya menjadi pedoman pelaksanaan tugas serta kepemimpinan di masing-masing satuan.
"Polri siap terus mendukung kebijakan dan program prioritas pemerintah sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan Polri dari atas sampai bawah, di mana pun berada," ujar Suyudi.
Dukungan itu, lanjutnya, diwujudkan melalui pelaksanaan tugas utama Polri. Mulai dari memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, hingga memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Apa Tindak Lanjut Usai Taklimat di Istana Kepresidenan
Taklimat Presiden menjadi ruang menyelaraskan pemahaman jajaran pimpinan TNI dan Polri mengenai perkembangan nasional sekaligus tantangan strategis yang dihadapi Indonesia. Dari Istana Kepresidenan, arahan tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi jajaran TNI dan Polri dalam menjalankan tugas di seluruh Indonesia, sesuai fungsi dan kewenangan masing-masing.