JAKARTA - Kegembiraan menyelimuti wajah Mely, seorang ibu rumah tangga di Desa Tengin Baru, saat lampu di rumahnya menyala untuk pertama kalinya melalui sambungan resmi. Melalui program Light Up The Dream yang digagas oleh PLN UID Kaltimra, Mely kini tidak perlu lagi merasa was-was karena menumpang listrik dari rumah tetangga. Kisah Mely adalah satu dari 60 potret keluarga di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang mendapatkan berkah listrik gratis di bulan Ramadan 1447 Hijriah ini.

Beban biaya listrik yang kini lebih ringan

Sebelum mendapatkan bantuan dari PLN, Mely harus merogoh kocek hingga Rp100 ribu setiap bulan hanya untuk menumpang listrik. Bagi keluarganya yang mengandalkan penghasilan suami sebagai buruh harian lepas, nominal tersebut terasa sangat memberatkan di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. Dengan adanya meteran listrik sendiri, pengeluaran bulanan kini menjadi lebih pasti dan transparan, memungkinkan keluarga kecil ini untuk mengalokasikan dana tersebut bagi keperluan mendesak lainnya.

Keamanan instalasi listrik menjadi prioritas utama

Menumpang listrik dari rumah tetangga seringkali dilakukan dengan kabel-kabel yang tidak standar dan rawan memicu hubungan arus pendek atau kebakaran. Melalui program Light Up The Dream, PLN memastikan bahwa setiap sambungan baru telah melalui prosedur keamanan yang ketat dan menggunakan material yang sesuai standar nasional. Hal ini memberikan ketenangan batin bagi warga seperti Fadhillah di Balikpapan, yang kini bisa menikmati fasilitas elektronik tanpa harus takut akan risiko bahaya kelistrikan.

Donasi sukarela para pegawai pln sebagai penggerak

Hal unik dari program ini adalah sumber pendanaannya yang bukan berasal dari anggaran resmi perusahaan, melainkan murni dari kantong pribadi para pegawai PLN. Semangat filantropi ini menjadi penggerak utama di balik kesuksesan penyalaan 2.500 rumah di seluruh Indonesia. Para insan PLN menyadari bahwa tugas mereka bukan hanya menjaga keandalan pasokan energi di sisi teknis, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dengan membantu warga yang paling membutuhkan di lingkungan sekitar mereka.

Dukungan pemerintah daerah dalam pemerataan energi

Program Light Up The Dream mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak karena dinilai sangat membantu pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem. Sinergi antara PLN dan perangkat desa setempat memudahkan proses pendataan keluarga yang benar-benar layak mendapatkan bantuan. Dengan data yang akurat, bantuan listrik gratis ini dapat tepat sasaran dan memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan indeks pembangunan manusia di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Harapan untuk masa depan kalimantan yang lebih terang

Seiring dengan perkembangan Ibu Kota Nusantara, pemerataan akses listrik di wilayah penyangga seperti Penajam Paser Utara menjadi sangat krusial. PLN UID Kaltimra berkomitmen untuk terus mengawal pertumbuhan daerah melalui penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang inklusif. Visi besar untuk menjadikan seluruh pelosok Kalimantan benderang di malam hari terus dipacu melalui program-program inovatif yang menyentuh langsung akar rumput, memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam kegelapan.

Reporter: Redaksi