Breaking

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente Sebut Lamine Yamal Calon Legenda Usai Bekap Republik Ceko 3-1

RE
Minggu, 04 Oktober 2026
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente Sebut Lamine Yamal Calon Legenda Usai Bekap Republik Ceko 3-1

OVIEDO — Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente menilai Lamine Yamal tengah menuju status legenda sepak bola sejati. Penilaian itu muncul setelah pemain Barcelona tersebut membuka keunggulan Spanyol saat laga baru berjalan enam menit melawan Republik Ceko.

Yamal menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam kemenangan 3-1 La Roja di Oviedo. De la Fuente menyampaikan pujiannya secara langsung seusai pertandingan.

"Dia sedang menuju untuk menjadi legenda sepak bola sejati," kata De la Fuente mengenai Yamal yang dilansir laman UEFA.

Empat Gol dalam Tiga Laga Nations League

Kontribusi Yamal bagi timnas Spanyol di UEFA Nations League 2026/27 tercatat empat gol dalam tiga pertandingan. Angka itu menegaskan perannya sebagai salah satu pemain kunci di lini serang La Roja.

Spanyol sendiri mempertahankan catatan sempurna di Grup A3 dengan mengoleksi sembilan poin dari tiga laga. Sebelum menundukkan Republik Ceko, Spanyol mengalahkan Inggris 3-2 dan Kroasia 4-1.

Performa Yamal bersama Barcelona dan Timnas Spanyol membuat pemain berusia 19 tahun itu semakin mendapat sorotan. De la Fuente menilai kualitas Yamal cukup untuk bersaing di level tertinggi penghargaan individu.

Peluang Ballon d'Or dan Penghormatan untuk Pemain Lain

De la Fuente menilai Yamal memiliki kualitas untuk menjadi yang terbaik dalam persaingan Ballon d'Or. Namun, dia menegaskan Spanyol memiliki sejumlah pemain lain yang juga layak mendapatkan penghargaan tersebut.

"Itu adalah pandangan saya. Bila dia satu-satunya pemain Spanyol yang bersaing untuk Ballon d'Or, saya akan mengatakan bahwa dia adalah yang terbaik. Namun, ada pemain Spanyol lain dan saya menghormati mereka," ujar De la Fuente.

Pernyataan itu menunjukkan De la Fuente tidak ingin pujian terhadap Yamal menutup pengakuan bagi pemain Spanyol lainnya. Menurutnya, persaingan internal di skuad La Roja justru menjadi kekuatan tersendiri.

Jadwal Berikutnya: Spanyol Hadapi Kroasia

Spanyol dijadwalkan menjalani laga terakhir di jeda internasional Oktober dengan menghadapi Kroasia pada Rabu (7/10). Pertandingan itu menjadi kesempatan La Roja mempertahankan rekor tanpa kekalahan di Grup A3.

Bagi Yamal, laga melawan Kroasia menjadi panggung berikutnya untuk membuktikan konsistensi bersama timnas. De la Fuente tampaknya akan tetap mengandalkan pemain muda itu di lini depan.

Sumber: sulteng.antaranews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua