23 Partai U14 di FOSNAS Morowali Utara Tak Dibayar, Wasit Ancam Lapor Ketua Panitia ke Polres Morut
MOROWALI UTARA — Lima wasit yang bertugas di pertandingan kelompok U14 FOSNAS Seri Provinsi Sulawesi Tengah menagih pembayaran honor yang hingga kini belum terealisasi. Total honor yang belum dibayarkan mencapai Rp9,7 juta untuk sekitar 23 partai di Lapangan Londi.
Sejumlah nama yang memimpin pertandingan tersebut antara lain Yon Gossal, Ridho Limpatuku, dan Heru Sukmawan. Mereka mengaku sudah mendapat janji pembayaran sejak Minggu malam, 4 Oktober 2026, tetapi hingga Senin malam, 5 Oktober 2026, uang itu belum juga diterima.
Beban Pertandingan: 8 Partai Sehari dengan Istirahat Setengah Jam
Perwakilan wasit menyebut jadwal pertandingan sangat padat. Dalam satu hari, mereka bisa memimpin hingga delapan partai dan hanya diberi waktu istirahat sekitar setengah jam sebelum kembali bertugas.
"Dalam 1 hari itu ada 8 partai pak, bayangkan saja wasit itu hanya istirahat makan setengah jam langsung memimpin pertandingan lagi. Ada sekitar 23 partai tidak dibayar sama sekali," ujar perwakilan wasit kepada media ini, Senin (5/10/2026).
Menurut catatan para wasit, seluruh partai U14 di Lapangan Londi yang mereka pimpin belum menerima pembayaran sama sekali. Tidak ada penjelasan resmi dari panitia soal alasan penundaan honor tersebut.
Ancaman Laporan ke Polres Morowali Utara
Perwakilan wasit wilayah Mori Atas dan Mori Utara menyatakan sikap tegas. Apabila dalam pekan ini honor tidak juga diselesaikan, mereka akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan Ketua Panitia FOSNAS, Erwin Pehopu, ke Polres Morowali Utara.
"Jika tidak ada niat baik selesaikan honor wasit secepatnya. Karena dijanji tadi malam sampai malam ini belum ada. Kami akan laporkan ke Polres Morut," tegas perwakilan wasit.
Langkah itu, kata mereka, menjadi opsi terakhir jika janji pembayaran kembali tidak terealisasi dalam waktu dekat.
Ketua Panitia Belum Bisa Dikonfirmasi
Upaya media ini menghubungi Erwin Pehopu belum membuahkan hasil. Nomor telepon yang digunakan dalam kondisi tidak aktif, sehingga belum ada keterangan resmi dari pihak panitia.
Kisruh honor wasit ini menambah daftar persoalan FOSNAS Seri Sulawesi Tengah di Morowali Utara. Sebelumnya, polemik hadiah juara juga sempat mencuat dan menjadi keluhan sejumlah pihak yang terlibat dalam turnamen.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan panitia akan melunasi honor lima wasit tersebut. Para wasit menegaskan laporan ke Polres Morowali Utara akan tetap ditempuh jika tidak ada penyelesaian dalam sepekan ke depan.