BRI Serahkan 32 Mesin Kapal hingga Ambulans di HUT Maluku Utara ke-27, 430 Nelayan Penerima KUR Ikut Didukung
SOFIFI — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan tiga program bantuan sekaligus dalam peringatan HUT Provinsi Maluku Utara ke-27. Penyerahan simbolis dilakukan di Sofifi, dengan Regional CEO BRI RO 16 Manado Elizabeth Primasari menyerahkan langsung kepada Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.
Paket bantuan mencakup 32 unit mesin kapal nelayan untuk Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara, 430 unit mesin kapal bagi nelayan penerima KUR BRI, serta 1 ambulans dan 1 mobil jenazah untuk Pemkab Halmahera Timur.
32 Mesin Kapal untuk Modernisasi Armada Nelayan Tradisional
Hibah 32 unit mesin kapal disalurkan melalui skema BRI Peduli TJSL kepada Pemprov Maluku Utara. Mesin tersebut akan dipasang pada armada tangkap nelayan tradisional agar jangkauan operasional lebih optimal dan aman.
Langkah ini menyasar nelayan kecil yang selama ini terbatas daya jelajahnya karena keterbatasan mesin. Dengan mesin baru, hasil tangkapan diharapkan meningkat tanpa harus melaut lebih jauh dari kemampuan perahu.
430 Unit Mesin Kapal Lewat Integrasi KUR dan Bantuan Pemprov
Selain hibah TJSL, Pemprov Maluku Utara bersama BRI RO 16 Manado menyepakati penyerahan simbolis 430 unit mesin kapal kepada nelayan penerima KUR. Pola kerja samanya: Pemprov memfasilitasi mesin, sementara pembiayaan bodi atau lambung kapal ditopang KUR BRI.
Skema ini menggabungkan akses permodalan dengan bantuan alat produksi. Nelayan penerima tidak hanya mendapat mesin, tetapi juga pendanaan untuk melengkapi kapal yang layak operasi.
"Sebagai BUMN yang menjalankan peran value creator sekaligus agent of development, BRI berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat. Dukungan mesin kapal ini dirancang untuk menciptakan ekosistem UMKM sektor perikanan yang produktif dan berkelanjutan. Dengan memadukan akses permodalan KUR dan bantuan alat produksi, para nelayan diharapkan tidak hanya meningkat kapasitas produksinya, tetapi juga naik kelas secara ekonomi," ujar Elizabeth Primasari, RCEO BRI RO 16 Manado.
Ambulans dan Mobil Jenazah untuk Wilayah Terpencil Halmahera Timur
Pilar kesehatan BRI Peduli diwujudkan lewat penyerahan 1 unit ambulans dan 1 unit mobil jenazah kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur. Kedua kendaraan operasional itu ditujukan mempercepat penanganan medis darurat di wilayah pelosok.
Mobilitas layanan kesehatan di daerah terpencil selama ini jadi kendala tersendiri. Kehadiran ambulans diharapkan memangkas waktu evakuasi pasien yang butuh rujukan cepat.
Respons Gubernur Sherly Tjoanda
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengapresiasi gerak cepat dan komitmen berkelanjutan BRI dalam mendukung program strategis Pemprov Malut. Ia menyoroti kontribusi bank tersebut di sektor kelautan dan pelayanan sosial kemasyarakatan.
Kolaborasi Pemprov dan BRI dalam penyaluran mesin kapal dinilai menjadi model percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Pola serupa berpeluang direplikasi untuk sektor lain di wilayah kepulauan.
Melalui penyaluran TJSL dan penguatan ekosistem KUR tersebut, BRI berharap dampaknya dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari nelayan di pesisir terpencil hingga warga yang membutuhkan akses kesehatan darurat.